Langsung ke konten utama

Menjadi Bidan Excellent Yang Profesional Dan Berwawasan Luas


Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMABI) yang berada di bawah naungan Bagian Kemahasiswaan Program Studi DIII Ilmu Kebidanan Sabtu (25/2) malam sukses menggelar acara workshop bertajuk Emotional Spiritual For Excellent Midwife yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi Ilmu Kebidanan di lingkungan STIKES Alma Ata Yogyakarta. 

Menurut Dyah Pradnya Patamitha, S.ST Koordinator Bidang Kemahasiswan Prodi DIII Kebidanan dalam kesempatan sambutannya, workshop yang masih merupakan bagian dari rangkaian acara Harlah Yayasan Alma Ata yang ke-11 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa khususnya makasiswa Prodi DIII Kebidanan dalam mempersiapkan diri menjadi bidan yang profesional dan berwawasan luas.




Kegiatan workshop yang disetting seperti talkshow ini menghadirkan Nunik Endang Sunarsih, S.IP., M.Sc. Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi DIY sebagai pembicara utama pemberi motivasi kepada calon-calon bidan dari STIKES Alma Ata. Menurutnya sebagai calon Bidan yang kelak akan berpartisipasi dalam program Millenium Development Goals (MDG's) milik pemerintah, mulai saat sekarang mahasiswa kebidanan harus membekali diri dengan skill yang lebih. Selain skill kebidanan yang tentu saja harus mereka kuasai, untuk menjadi bidan yang excellentmahasiswa harus memiliki kelebihan seperti kemampuan bahasa asing, karena nantinya akan bersaing dengan tenaga kesehatan Negara lain yang akan datang ke Indonesia. 

Ditanya mengenai kiat-kiat menghadapi persaingan di tengah banyaknya tenaga Bidan di Indonesia, Nunik menegaskan bahwa sesama bidan harusnya tidak memikirkan persaingan, tetapi justru harus bekerjasama dalam rangka meningkatkan kesehatan khususnya ibu dan anak. 'Antara bidan jangan bersaing, karena kalau bersaing itu pasti saling menghabisi. Rejeki adanya di tangan Allah, jadi sebagai Bidan harusnya saling bekerjasama.' Tandasnya. 

Acara yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB tersebut selain menghadirkan Ketua IBI DIY juga menghadirkan
Motivator dan Master Pengembangan Diri Kiki F Wijaya. Dalam sesi yang diberikan panitia Trainer yang juga berprofesi sebagai dosen di berbagai universitas ini memaparkan kiat-kiat menjadi pribadi cerdas baik secara intelektual, emosional maupun spiritual. Menurutnya untuk mencapai hal tersebut manusia harus melalui tiga tahap yakni memperbesar kesadaran diri untuk memulai menemukan misi hidup dan belajar memperbaiki diri, menjadi penebar rahmat dan memberi bagi sesama,dan bersabar dalam mencapai tujuan ,menghadapi musibah, serta memperjuangkan kebenaran. Jika ketiganya dapat dilaksanakan secara konsisten maka Insyaallah akan bisa menjadi pribadi yang excellent. 'Hidup harus semakin berkualitas.' Tegasnya. (Nurul/Humas)



Sumber : stikes.almaata.ac.id

Komentar

Pos populer dari blog ini

EXTRAORDINARY SERVICE CHAROEN POKPHAND

Untuk yang kedua kalinya, saya dipercaya Charoen Pokphand menjadi mitra belajar mereka dalam Super Motivation Training "Extraordinary Service". Berbeda dengan pelatihan sebelumnya yang lebih banyak membahas bagaimana membangun motivasi kerja, dalam pelatihan ini saya menguraikan betapa pentingnya pelayanan peripurna untuk memenangkan kompetis bisnis yang terus bergerak cepat.

Acara yang berlangsung pada tanggal 13 Desember 2014 ini diikuti oleh sekitar  150 orang pimpinan dan karyawan Charoen Pokphand Group yang tersebar di berbagai daerah di Pulau Jawa. Bertempat di Agrowisata Salip Putih Salatiga, Jawa Tengah, acara ini berlangsung meriah dan hingar bingar karena saya mengajak peserta mengenali pentingnya proses pelayanan melalui permainan "Building a Tower".

Dari permainan saya selanjutnya menguraikankan tentang urgensi pelayanan prima sebagai daya saing bisnis, perlunya pelaku bisnis memahami harapan konsumen bukan hanya kebutuhan konsumen, bagaimana cara men…

GREAT LEADER SEKOLAH ISLAM AL-AZHAR YOGYAKARTA

Di penghujung tahun 2014 atau tepatnya pada tanggal 30-13 Desember 2014, saya berkesempatan berbagi wawasan dan inspirasi bersama pada pimpinan Sekolah Islam Al Azhar Yogyakarta dalam Super Motivation Training "Great Leader". Acara yang diikuti oleh sekitar 30 orang dilaksanakan di Hegar Resto pada hari pertama dan Desa Wisata Sendang Kumitir Turi Sleman pada hari kedua.

Pada hari pertama, saya menguraikan pentingnya personal leadership sebagai fondasi kepemimpinan yang kokoh. Untuk itu, seorang pemimpin harus mengembangkan empat kualitas kepemimpinan, yaitu INTEGRITAS, MOTIVASI DIRI, MANAJEMEN EMOSI dan KETERBUKAAN DIRI. Keempat kualitas inilah yang pada gilirannya membuat seorang pemimpin didengarkan oleh bawahannya dan memiliki pengaruh yang kuat.Tapi setelah memiliki keempat kualitas pribadi tersebut bukan berarti seseorang otomatis bisa memimpin. Dia juga harus mampu menjalin hubungan interpersonal yang akrab dan menyenangkan. Untuk itulah, saya juga menguraikan berbag…